Aprilia Akhiri Dominasi Ducati di Mugello, Bezzecchi Ukir Sejarah di MotoGP Italia 2026

BeritaBalap.com- MotoGP Italia 2026 menghadirkan momen bersejarah di Autodromo Internazionale del Mugello setelah Marco Bezzecchi berhasil memutus dominasi panjang Ducati di kandangnya sendiri. Pembalap Aprilia Racing itu tampil impresif untuk merebut kemenangan sekaligus mengakhiri rentetan tujuh kemenangan Ducati yang tercatat pada musim 2017, 2018, 2019, 2022, 2023, 2024, dan 2025.

Keberhasilan Bezzecchi semakin terasa istimewa karena menjadi kemenangan perdana Aprilia Racing di Mugello. Tak hanya itu, Jorge Martin yang finis di posisi kedua melengkapi pesta tim asal Noale tersebut dengan hasil finis 1-2 untuk pertama kalinya di sirkuit legendaris Italia itu.

Sementara itu, Ducati Lenovo Team masih mampu membawa pulang hasil positif melalui Francesco Bagnaia yang finis di posisi ketiga. Pecco harus bekerja keras hingga lap-lap terakhir untuk mempertahankan podium dari tekanan Ai Ogura yang tampil kompetitif bersama Trackhouse MotoGP Team.

koizumi

“Awalnya, saya dan Jorge bertarung sengit. Saya ingin tetap di depan karena saya tahu ban depan saya akan lebih awet tanpa ada yang di depan. Tapi kemudian Pecco melaju kencang dan menyalip saya. Saya melihat dia sangat cepat. Saya tidak panik. Saya mencoba untuk tetap dekat, tetapi tidak terlalu dekat agar semuanya tidak terlalu panas,” buka Bezzecchi.

Rider berusia 27 tahun ini lalu melanjutkan, “Saya melihat Jorge menjauh dari kami, dan ini memberi saya kepercayaan diri untuk menunggu. Kemudian, begitu saya melihat Jorge kembali kepada saya, saya berkata, ‘sekaranglah saatnya untuk memimpin,” imbuhnya.

BACA JUGA : Marquez Tunjukan Ketangguhannya di Mugello, Perjuangan Melawan Batas Fisik

Momen krusial itu terjadi sepuluh lap sebelum finis ketika Bezzecchi berhasil melewati Pecco di Tikungan 1.“Begitu saya berhasil melewati Pecco, saya menemukan ritme saya dan merasakan motor saya dengan luar biasa,” sahut Bezzecchi.

BACA JUGA : Pecco Akui Sudah Siapkan Strategi Di Lap Akhir Karena Jika Hilang Podium Dari Ogura Jadi Masalah Serius

Sang pemuncak klasemen sementara MotoGP 2026 menambahkan, “Sejujurnya, dua putaran terakhir sangat sulit karena saya mulai melihat dari sudut mata saya semua orang di tribun, di rerumputan, melambaikan tangan dan bersorak. Mempertahankan konsentrasi itu sulit, tetapi begitu saya melewati garis finis, perasaannya luar biasa,” pungkasnya. Edhot

You May Also Like