Bos IRTA (Asosiasi Tim) Sebut 3 Rider Yang Beruntung Tanda-Tangan Kontrak Sebelum Covid-19

BeritaBalap.com-Masih banyak pembalap yang belum menandatangani kontrak perpanjangan. Yang baru memang Alex Rins (Suzuki). Tapi ini terjadi saat wabah Virus Covid-19 atau Virus Corona yang menghantam semua sendi perekonomian.  Termasuk balap MotoGP juga belum jelas kapan akan dipentaskan.

Ducati, Aprilia dan KTM adalah tim-tim pabrikan yang belum memikirkan tanda-tangan kontrak ridernya. Juga tim-tim privateer lainnya. Mereka masih berurusan dengan arahan manajemen sehubungan dana riset dan operasional. Balapan-balapan awal akan menjadi gambarannya.

BACA (JUGA) : Terungkap 3 Pilihan Skenario MotoGP Yang Siap Dijalankan Dorna, Apa Saja ?

koizumi

Menurut Herve Poncharal selaku Bos IRTA yang merupakan asosiasi tim, bahwa sekarang ini kondisi sangat sulit. Jangankan berpikir untuk perpanjang kontrak, buat eksis atau bertahan dahulu adalah yang lebih diprioritaskan.

“Jika ini adalah musim normal, kami pasti akan berada di jantung pertempuran pasar pembalap. Tapi sekarang penting untuk meluangkan waktu kamu. Banyak tim dan pembalap ingin melihat bagaimana 4 atau 5 balapan pertama akan berjalan sebelum memutuskan bagaimana untuk melanjutkan. Tapi kami belum balapan dan kami belum melihat apapun, “terang Herve Poncharal yang juga pemilik tim Tech3 KTM.

BACA (JUGA) : Alex Rins Resmi Perpanjang Kontrak Suzuki (2021-2022)

Masih dalam konteks yang sama, Poncharal juga menyebut bahwa Marc Marquez, Maverick Vinales dan Fabio Quartararo beruntung sudah menandatangani kontrak untuk tahun 2021-2022. Yang pasti, ada klausul yang mengikat diantara mereka. Ditambahkannya pula, bahwa Honda dan Yamaha dalam posisi yang lebih kuat saat ini dibanding Ducati, KTM dan Aprilia yang harus menghentikan produksi sementara karena Covid-19.

“Mungkin akan ada pembicaraan antara manajer mereka dan produsen yang mendaftarkan mereka. Tetapi mereka memiliki kontrak yang ditandatangani oleh kedua belah pihak, yang merupakan dokumen yang mengikat dan valid. Dan apa yang akan terjadi pada pembalap yang harus menandatangani untuk 2021 dan 2022 ? Saya tidak tahu, “ucap Herve Poncharal.

“Para pembalap akan berbicara dengan tim dan pabrikan yang menghadapi masalah yang lebih besar daripada balap, yaitu bagaimana memastikan bahwa perusahaan mereka tidak jatuh, setidaknya dalam beberapa kasus. Perusahaan besar seperti Honda dan Yamaha akan berada di posisi yang lebih baik, “tambah Herve Poncharal. BB1

 

 

Facebook Comments

You May Also Like