Gawat! Akibat Corona, Tim MotoGP Diambang Kebangkrutan, Kok Bisa?


BeritaBalap.com – Gara-gara Covid-19, banyak tim MotoGP diambang kebangkrutan. Wajar saja sebab sebuah tim tetap harus membayar para crew dan rider, sementara balapan belum dimulai. Saat balapan belum dimulai, secara finansial, maka tidak ada uang masuk ke akun tim.

BACA (JUGA) : Presiden Asosiasi Pembalap (IRTA) Pesimis MotoGP 2020 Jerez Digelar, Ini Ucapannya

Salah satu pemasukan tim, selain dari Dorna berupa sponsor kontrak, juga tidak ada pemasukan dari entry fee, tidak ada bonus dan tidak ada dana perjalanan. Itu masih ditambah tidak ada uang dari sponsor lantaran balapan belum juga mulai.


Seperti contohnya adalah MotoGP. Sebuah tim di MotoGP akan menerima sekitar 2,2 juta Euro atau sekitar Rp 37 milliar jika 1 Eur dikurskan ke Rupiah berkisar Rp 17.200. Uang itu didapat sebuah tim per rider per motor. Nominal pembayaran dibagi berdasarkan jumlah seri. Tahap awal pembayaran diberikan ketika awal seri hingga akhir seri.

BACA (JUGA) : Rossi Ungkap Kesehariannya Berada Di Zona Berbahaya Virus Corona, Apa Ya..?

“Saat ini situasi kami, sama sekali tidak menerima apapu. Dan ini sangat berbahaya bagi finansial tim dan akan menghadapi kebangkrutan,” jelas Herve Poncharal pemilik Red Bull KTM-Tech3 team di MotoGP dan Moto3 serta sekaligus sebagai president IRTA di bagian team association. Dan Herve Poncharal menaungi 42 racing team di seluruh kelas.

Untik itu, IRTA mencarikan solusi supaya tim terus bisa berjalan. Caranya dengan bernegosiasi dengan Dorna untuk memberikan subsidi terhadap seluruh tim, baik MotoGP, Moto2 maupun Moto3.

BACA (JUGA) : Quartararo Tidak Ingin Rossi Pensiun (2021), Kenapa Ya…?

“Kami semua coba mencari solusi. Kami sudah berbicara dengan Dorna terutama Carmelo Ezpeleta, Direktur Pemasaran Pau Sarracanta dan juga FIM dengan Presiden Jorge Viegas. Ini adalah tugas yang sangat berat. Kami melakukan semuanya bersama-sama dan tujuan kami adalah memperlakukan tenaga kerja dan semua karyawan secara adil. Kami menjaga kru kami dan mencari solusi yang adil dan jelas bagi kita semua. Kami mencari solusi yang memungkinkan tim tetap hidup. Kami tidak ingin sebagian besar tim bangkrut. Jika seperti itu maka MotoGP akan tanpa tim untuk sementara waktu dan tidak bisa jalan,” jelas Herve Poncharal.

Solusi tersebut disetujui oleh Dorna. “Ada beberapa opsi yang akan dipilih. Dan untuk besarannya mungkin akan berbeda-beda,” tutup Herve Poncharal. WIC

Facebook Comments

You May Also Like