Ini Kronologis Dari Keputusan 10 Tim Sumatera Tidak Mau Hadir MotoPrix Skyland

BeritaBalap.com-Penulis mendapatkan data resmi yang valid dan dari pihak yang kredibel, bahwa ada 10 tim, baik pabrikan ataupun privateer yang sepakat memutuskan bahwa mereka tidak akan bernagkat dalam Kejurnas MotoPrix 2021 di Sirkuit Skyland, Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, akhir pekan ini (18-19 September).

Oh ya, angka 10 tim itu bisa saja bertambah. Mungkin ada yang tidak mau vulgar atau main aman ataupun slow respon. Namun yang pasti 10 tim tersebuat adalah tim-tim utama, termasuk yang disupport pabrikan Yamaha dan Honda.

BACA (JUGA) : Mayoritas Tim Sumatera Tidak Mau Datang MotoPrix Skyland Minggu Ini, Kenapa ?


Menjadi menarik, untuk menggali lebih dalam soal apa yang sebetulnya menjadi alasan logisnya hingga terjadi seperti itu ? Bagaimana kronologisnya ? Secara umum adalah, ketidakjelasan Surat Rekomendasi (Rekom PP IMI) yang belum juga hadir hingga Selasa siang ini (14 September).

“Padahal ini penting karena menyangkut status Kejurnas. Jadi kita kemarin (Senin, red), melakukan zoom meeting untuk membicarakan hal ini. Setelah ditunggu dengan batas toleransi Senin, kemudian juga sampai pukul 12.00 WIB selasa ini juga belum ada sosialisasinya, maka kita memutuskan untuk tidak ambil bagian karena ketidakjelasan tersebut, “terang Irwan Afriadi, akrab juga dipanggil Irwan Bethar sebagai pelaku senior balap Sumatera.

BACA (JUGA) : Tambah Lagi ! Sudah 14 Tim Boikot MotoPrix Skyland Minggu Ini

“Kan ada aturan dari PP IMI untuk mempersiapkan segala sesuatunya secara matang bagi penyelenggara di tengah kondisi Covid-19 ini. Disebut dengan range waktu H-7. Kita tetap tolerir sampai batas logika kita Selasa siang ini juga belum jelas, “tambah Irwan Bethar yang berasal dari Padang, Sumatera Barat.

Irwan Bethar yang menegaskan bahwa mereka sudah memberikan toleransi waktu (Rekom PP IMI) sesuai regulasi tetapi belum jelas juga

Pada bagian lain, penulis juga menerima dari pihak yang berbeda, bagaimana proses komunikasi yang terjadi antara manajer atau pemilik tim dan pihak penyelenggara. Jadi mereka memiliki group WhatsApp (WA) tersendiri.

Intinya, tidak terjalin komunikasi yang menyatukan persepsi. Tidak menemukan solusi, bahkan bernada emosional dengan terkesan menantang para peserta dengan jawaban yang tidak etis dan tidak sopan. Ini yang disebut feedback atau umpan-balik negatif dalam dunia komunikasi 2 arah.

Bahkan pula sempat ditengahi Edy Horison, pelaku senior balap nasional yang memberikan saran agar tuan-rumah lebih komunikatif dan menjawab segala sesuatunya dengan sabar dan lebih dewasa. Yang pasti juga, penulis punya bukti screenshot bagaimana percakapan “tidak efektif” yang terjadi.  BB1 (Ket FOTO : Kominfo Muba)

TIDAK BERANGKAT KE SUMATERA SELATAN.
Adalah team sebagai berikut :

1. Yamaha Canasta RBRT
2. Yamaha BTK’S
3. HP969 Indaco Honda Kita Kita medan
4. Kenzie 22 Sijunjung
5. Honda Capella Medan
6. Honda Indaco Medan
7. Yamaha Suhandi Padang 88
8. X- Dareh Racing Team
9. Se7en Brothers Racing Team
10. YoungKing Pesisir Selatan
11.

Terima kasih semoga pihak pihak lain bisa memaklumi keputusan kami dari team Region 1

Facebook Comments

You May Also Like