Ini Wacana Regulasi Kejurnas Sport 150 (IMS 2020), Kapan Disahkan ?

BeritaBalap.com-Kejurnas Sport dengan titel Indonesia Motor Sport 2020 (IMS 2020) siap bergulir 5 seri di trek Sentul Besar, Bogor. Mantapnya, disiarkan langsung (live) oleh stasiun televisi swasta nasional MetroTV.

Sesuai tradisi seperti terakhir tahun 2018 (saat masih disebut IRS), maka salah satu kelasnya ialah Kejurnas Sport 150 cc. Lebih lanjut, ada pertanyaan menarik, bagaimana dengan fakta saat ini bahwa pacuan Yamaha All New YZF-R15 punya silinder (155 cc) yang lebih besar dari Honda CBR 150 RR ? Apa dong solusinya ?

BACA (JUGA) : Terungkap…! Siapa Sponsor Utama Kejurnas Sport (IMS 2020 Sentul) ?

Secara logika sederhana memang akan dibuat sama rata dan sama rasa. Itu wacananya dan pastinya logis sekali. Informasi yang diterima penulis, bahwa HONDA CBR 150 RR diperbolehkan bore-up hingga 155 cc.

Namun tambahan informasi pula, bahwa tiap tim tidak boleh gonta-ganti atau berubah-ubah dalam konteks kubikasi mesin. Jika sejak awal pilih 150 cc, maka seterusnya demikian. Dan sebaliknya, apabila sudah dari semula 155 cc, maka itu wajib terus berlanjut. Tidak boleh berubah-ubah kaya bunglon ya !

BACA (JUGA) : Kejurnas Sport (IMS 2020 Sentul) Live MetroTV, Peran Penting Haji Rusdi Masse ?

Oh ya, dengar-dengar kabar juga bahwa connecting-rod alias setang piston untuk All New R15 boleh saja diganti milik MX King. Terpenting, dilarang menaikkan stroke. Tetap setia 58,7 mm. Untuk aturan lainnya, relatif sama dengan saat IRS 2018.

Ingat ya, ini masih wacana. Belum disahkan atau belum resmi. Jangan salah persepsi ! Oke, kita tunggu saja kepastiannya ya. Kabarnya nggak lama lagi akan disahkan. Idealnya memang demikian agar segala sesuatunya lebih siap hingga seri 1 IMS 2020 yang rencananya akan dipentaskan bulan Juni dapat lebih siap. BB1

 

Facebook Comments

You May Also Like