BeritaBalap.com-Sejak kejadian bersenggolan antara Valentino Rossi (Movistar Yamaha) dan Marc Marquez (Repsol Honda) pada Sepang Malaysia (2015), mereka belum banyak bicara. Makin runyam ketika Rossi menuduh Marquez mendukung Jorge Lorenzo untuk meraih juara dunia MotoGP 2015.
Lebih lanjut, Marc Marquez yang juga pemimpin klasemen sementara MotoGP 2018 ini menyatakan bahwa ia ingin berdamai dengan Rossi. “Saya ingin berdamai dengan dia, saya tidak punya masalah dengan Valentino, “tegas Marc Márquez pada Stasiun Televisi SKY Sport MotoGP dalam rangkaian MotoGP 2018 di Misano, Italia, akhir pekan ini (7-9 September).


“Sudah lebih tenang sampai dengan seri Argentina tahun ini, tapi kemudian saya membuat kesalahan dan Rossi tidak beruntung. Saya mencoba meminta maaf, “tambah Marc Marquez yang kemarin melakukan kunjungan ke Vatikan untuk menemui Paus Fransiskus sebagai pemimpin Gereja Katolik dan memohon berkat.
Faktanya, memang Marquez mengalami cibiran dari pendukungnya The Doctor dalam berbagai kesempatan. Kerap disorakin ketika melaju. Maklum saja, fansnya VR46 lebih banyak tersebar di berbagai penjuru dunia. Sehubungan hal tersebut, ini jawaban juara dunia MotoGP 2017 terserbut.
“Akankah siulan penggemar mengganggu ketika saya berdiri di atas tumpuan motor ? Tidak, meskipun saya menyukainya kurang dari apapun. Tapi itu seperti sepakbola. saya mendukung Barcelona, tetapi jika Real Madrid menang dan telah bermain lebih baik, maka saya juga akan bertepuk tangan untuk lawan yang telah mendapatkan tiga poin, “ucap Marc Marquez.
“Saya tidak suka sorakan tersebut karena kami berada di trek dalam kecepatan lebih dari 300 km/jam dan ada resiko hidup kita setiap waktu. Saya selalu meminta pendukung saya untuk menghormati semua pembalap. Hidup itu terus berjalan. Akan lebih baik jika kita semua seperti batu tulis yang kembali kosong, “tambah Marquez. Maksud Marquez pastinya ingin kembali memulai sebuah hubungan seperti kertas kosong setelah adanya momen bermaaf-maafan. Sedap sekali ya… BB1