Jelang MotoGP Motegi : Pengereman Paling Serem ! Wajib Pakai Cakram Terlebar 355 mm

BeritaBalap.com-Mungkin banyak yang belum tahu ataupun mengerti. Bahwa sirkuit Motegi Jepang yang akan menjadi venue penyelenggaraan MotoGP 2022 akhir pekan ini (24-25 September), adalah trek yang paling menuntut sehubungan kinerja pengereman. Tercatat minimal 34 detik menlakukan pengereman dalam setiap lap.

BACA (JUGA) : Bastianini Hanya Mau Mengalah Dari Pecco Saat Tersisa 2 Seri Dan Tidak Punya Harapan Juara Dunia

Jika ada skala dengan angka 1 hingga 6 yang tertinggi, maka lintasan Motegi ini ada pada skala 6. Alhasil, disini wajib dengan diamater piringan cakram terbesar yang 350 mm.

Jadi melebih yang ada pada motor produksi massal seperti Ducati Panigale yang diameternya cukup 330 mm.  Oh ya, tehnologi cakram saat ini adalah berbahan serat karbon dengan ventilasi.

BACA (JUGA) : Main Di Kandang, Akankah Tim Pabrikan Jepang Patahkan Dominasi Ducati Di Motegi ?

Sekilas informasi saja, dalam regulasi atau peraturan, bahwa pembalap diberikan kuasa untuk memilih diamater 350 mm dan 340 mm pada lintasan tertentu seperti Motegi.

Tapi ini konteksnya balap di trek kering ya karena saat wet race atau trek basah, maka rem itu tidak terlalu diutamakan. Di Motegi, ada 10 tikungan yang menuntut pengereman keras. Itu 5 tikungan dianggap keras, 3 lagi kategori sedang dan 2 ringan.

BACA (JUGA) : Jadual Lengkap MotoGP Motegi Jepang Minggu Ini (Dalam WIB)

Tikungan ke-11 yang paling serem dimana setelah kecepatan 311 km/jam, maka dalam hitungan 5,3 detik wajib sudah dengan speed 81 Km/Jam. Selama waktu ini, diklaim pembalap memberikan tekanan 6,2 kg pada tuas rem saat sepeda motor menempuh jarak 230 meter dan tekanan minyak rem mencapai 13,3 bar. BB1

Facebook Comments

You May Also Like