Kawasaki Ninja 150 – Magelang : Terkencang se-Indonesia, Langganan 6,9 Detik !

Ngomongin pacuan dragbike berbasic Kawasaki Ninja 150 terkencang, maka ini boleh diklaim yang terbaik. Bukan soal mencatat waktu tercepat saja, namun konsisten atau sering mengukirnya. “Ninja 150 kita sudah sering mencetak 6,9 detik, “bangga Ari Setyawan, akrab disapa Ari V-Reinz, mekanik tim V-Reinz Bali Queen yang bermarkas di Magelang, Jawa Tengah.

“Intinya, para pebalap saya seperti Alvan Cebonk, Dicky GA dan Bayu Ucil merasa nyaman dengan settingan mesin Ninja 150 ini. Itu yang saya pertahankan, “tambah Ari V-Reinz. Sehubungan hal tersebut,  Ari V-Reinz yang sempat memodifikasi magnet standar Ninja 150 hingga dibubut 1,5 mm tidak jadi atau dibatalkan. Padahal secara logika, karakter tenaga lebih lembut.

Termasuk dengan riset magnet racing, tidak jadi juga. “Kita sudah terbiasa dengan motor Sport Ninja 150 standar. Kan itu magnet standar. Kita paham ciri tenaganya. Jadi lebih enak dengan magnet standar saja. Tidak perlu adaptasi lagi, “tukas Dicky GA yang mencatat best-time saat seri Kawahara IRC IDC 2017 di Yogyakarta beberapa waktu lalu dan dominan dalam Kejurnas Dragbike 2017 Cimahi, bandung.

Pastinya Ninja 150 ini tarung di Sport 2 Tak TU s/d 155 cc dan FFA (Free For All). Termasuk pula bentuk dari port-exhaust dibuat seperti standarnya. Bentuknya oval dengan tinggi 28,3 mm. Itu diukur dari bibir silinder. “Saat ini kita sedang meriset knalpot ABRT20 untuk mencapat peak-performance yang lebih baik. Terutama area P1 atau pipa depan dan silincernya, “beber Ari V-Reinz yang tetap setia dengan karburator Keihin PWK 38.

Untuk kompresinya ada pada 13,5  saat diukur dengan buret (gelas ukur). Input dari joki memang tenaganya tidak terlalu liar. Oh ya, Ari V Reinz yang dulunya cukup lama melakoni sebagai tuner road race menerangkan bahwa rasio yang dipakai pada Ninja 150 ini hasil karya bengkel Carlos Tech Solo. Kalau yang disebut memang rajanya rasio. Material terkuat dan tiada lawan. BB1

SPESIFIKASI :

Karburator : Keihin PWK 38

Main Jet : 152

Pilot Jet : 65

Rasio : 16-28 (1), 20-28 (2), std-24 (3), std-23 (4)

Knalpot : ABRT20

CDI : RGR 150

Magnet : Standar

Final Gear : 13-37 (201 meter)

Facebook Comments

You May Also Like