Lorenzo : Saya Bukan Favorit Juara, Saya Harus Tahu Diri

BeritaBalap.com-Jorge Lorenzo terbilang sukses dalam pengujian perdana Honda RC213V di Valencia dan Jerez. Mulai tertinggal 0,8 detik (posisi ke-12) dari Maverick Vinales yang tercepat saat di Jerez dan lanjut memiliki gap 0,160 detik (posisi ke-5) dari Nakagami yang terdepan.

Intinya, relatif cepat dalam proses adaptasi awal. Memang Stoner yang lama di Honda dan lanjut sebagai penguji Ducati menyebut bahwa perpindahan dari Ducati ke Honda akan lebih mudah dibanding saat pindah dari Yamaha ke Ducati.

“Saya senang karena semuanya telah berubah. Pada satu sisi, itu lebih sulit karena ketika anda berada di motor yang sama, maka anda selalu menjadi lebih baik, tetapi di sisi lain memiliki tantangan dan kegembiraan dalam memulai sesuatu yang baru, “tegas Lorenzo yang membela Ducati di musim 2017-2018.

“Untuk adaptasi motor, semuanya berjalan dengan baik selama tes di Valencia, itu luar biasa dengan tim. Mereka mengurus semua detail dan mereka membawakan semua yang saya inginkan, saya merasa sangat dicintai oleh mereka. Perasaan saya dengan motornya luar biasa, tapi saya pikir kami masih harus meningkatkannya lagi, “tukas Lorenzo yang ada di posisi ke-9 dalam klasemen akhir MotoGP 2018.

BACA (JUGA) : Jorge Lorenzo Sebut Tim Repsol Honda Seperti Klub Barcelona Atau Real Madrid

Lebih lanjut, hadir pertanyaan kritis, apakah Lorenzo yang juga juara dunia MotoGP 2010, 2012 dan 2015 tersebut langsung memasang target juara dunia MotoGP 2019 ? Ternyata Lorenzo merasa tahu diri. Dia menyadari masih baru dan hahrus berhadapan dengan para racer yang relatif lama di motornya, termasak dengan rekan setimnya di Repsol Honda, Marc Marquez.

“Saya tidak tahu apakah saya akan siap untuk memperjuangkan gelar juara. Saya akan mencoba membuat diri saya siap, tetapi itu tidak mudah. ​​Saya harus bertarung melawan Dovizioso yang ada di tahun ke-7 di Ducati dan Valentino Rossi yang telah berada di Yamaha selama lebih dari 10 tahun, “terang Lorenzo yang dilansir dari laman media asal Italia, Tuttomotoriweb.com.

“Ada banyak pembalap dengan banyak pengalaman dan akan sulit untuk mengalahkan mereka. Hitungan di tangan kita sebagai salah satu pasangan terkuat dalam sejarah, tetapi saya harus rendah hati dan belajar dari semua orang, bahkan dari Marquez yang memiliki lebih banyak pengalaman dengan motor ini, “tambah Lorenzo yang saat ini berusia 31 tahun.. BB1

 

Facebook Comments

You May Also Like