Morbidelli Sebut Zarco Hampir Bunuh Rossi-Vinales, Tiba-Tiba Rem Dalam 300 Km/Jam

BeritaBalap.com-Menyusul Valentino Rossi, juga kemudian Franco Morbidelli yang mengecam gaya balapnya Johann Zarco yang diklaim menjadi penyebab insiden tragis di MotoGP Austria, Minggu kemarin (16 Agustus).

Morbidelli menegaskan Zarco sebagai seorang yang siap membunuh teman-temannya. Tidak ada rasa cinta ketika bersaing dengan para pembalap. Artinya kurang ada rasa hormat di dalam kengototannya. Bahkan VR46 sempat menegaskan perlu hukuman tegas bagi Zarco yang sebelumnya juga sudah membuat Pol Espargaro terjatuh saat putaran Brno, Ceko.

BACA (JUGA) : Hampir Celaka Serius, Rossi Tuntut Zarco Dihukum, Sengaja Rem Saat Akan Dilibas Morbidelli

koizumi

“Dia setengah pembunuh. Saya saat ini baik-baik saja tetapi itu sangat berbahaya. Untuk saya dan untuk dia, juga terlebih Valentino Rossi dan Maverick Vinales yang tiba-tiba melihat motor melintas di wajah mereka dengan kecepatan 280 Km/jam, “tutur Franco Morbidelli yang diberitakan sudah oke setelah melalui proses CT Scan dan siap tampil dalam seri lanjutan di Austria, Minggu ini (23 Agustus).

BACA (JUGA) : Apa Kabar Morbidelli Setelah Kecelakaan Serius Dengan Zarco ?

“Saat saya mulai mengerem karena dia mengerem, tetapi Zarco mengubah jalur balapnya, mungkin untuk menjaga dirinya sendiri. Pengeremen seperti ini, dengan kecepatan hingga 300 km/jam berarti memiliki sedikit cinta untuk orang yang sedang bersaing dengan kamu, “tambah Morbidelli.  BB1

Klasemen Sementara MotoGP 2020 :

Facebook Comments

You May Also Like