Ribut Soal Problem dan Batasan Mesin M1, Ini Jawaban Tegas Lin Jarvis

BeritaBalap.com-Banyak spekulasi berita yang menyebut bahwa tim berbasic pacuan Yamaha M1 dalam kondisi warning. Peringatan keras. Ini sehubungan problem mesin yang dialami Valentino Rossi (Monster Energy Yamaha) saat seri awal Jerez (19 Juli) ataupun Jerez ke-2 tanggal 26 Juli yang dialami Franco Morbidelli (Petronas Yamaha SRT).

Termasuk indikasi yang diungkap Maverick Vinales (Monster Energy Yamaha).  Konteks ini yang kemudian juga dijawab tegas oleh Bos Tim Yamaha, Lin Jarvis. Disebutnya, masalah mesin tidak ada hubungannya dengan temperatur panas sirkuit, juga tidak berkorelasi dengan penambahan top speed M1.

BACA (JUGA) : Ini Jawaban Tegas Bos Tim Yamaha Soal Alasan Sulitnya Rossi Raih Juara Dunia Ke-10

koizumi

“Kegagalan mesin kami tidak ada hubungannya dengan panas dan tidak ada pula hubungannya dengan kecepatan. Itu pasti, “tegas Lin Jarvis dalam sebuah wawancara dengan media SPEEDWEEK.com.

“Tetapi belum saatnya bagi saya untuk mengatakan bahwa kami telah mencari tahu dan memahami penyebab masalahnya. Kami sekarang sedang mengerjakan solusi dan yakin bahwa kami dapat menyelesaikan masalah ini, “tambah Lin Jarvis.

BACA (JUGA) : Jelang MotoGP Brno : Marquez Latihan Beban, Terlihat Menahan Sakit

Yang pasti, mesin dari The Doctor sudah dikirim ke Jepang untuk diteliti lebih lanjut. Demikian sebagai antisipasi atas batasan penggunaan 5 mesin dalam satu musim kompetisi. Oh ya, jangan salah persepsi. Jikapun melebihi 5 mesin, tidak ada masalah. Dapat dilakukan namun sesuai regulasi, maka start dari barisan belakang. Ini pernah dilakukan Pol Espargaro untuk mesin KTM Rc16 (Valencia, 2017)

“Jadi sebuah mesin itu terdiri dari banyak komponen. beberapa di antaranya diproduksi sendiri di Yamaha, yang lain dipasok oleh pemasok, yaitu pihak ketiga. Saya tidak bisa mengatakan lebih banyak tentang itu. Yang pasti, Yamaha sudah mengirim mesinnya VR46 untuk diteliti di Jepang, “beber Lin Jarvis.

“Saya rasa, kita mengerti darimana masalah itu berasal. Kami sedang mengerjakan solusinya. Dan saya yakin kita bisa menghindari masalah di masa depan. Dan kami tidak akan menyelesaikan masalah ini hanya dengan mengurangi kecepatan. Itu bukan masalah, “tambah Lin Jarvis. BB1

 

Facebook Comments

You May Also Like