Siapa Yang Disalahkan Hingga Kepastian ARRC 2026 Mandalika Lambat Dan Haji Putra Agresif Kasih Solusi ?

BeritaBalap.com-Menarik untuk mencermati fenomena yang memang kerap terlambat sehubungan kepastian tanggal dari pelaksanaan Asia Road Racing Championship (ARRC). Jadi sudah seperti tradisi tahunan. Termasuk di ARRC tahun ini hingga ramai diperbincangkan. So, berbeda dengan jatah negara-negara lain yang selalu on time (Malaysia, Thailand dan Jepang). Mereka lancar-lancara saja.

Finally, pengusaha super sukses Haji Putra Rizky yang kemudian bertindak agresif dan responsif untuk menemukan solusi dengan memberikan jaminan ia siap membayar sekira 4 milyar biaya hosting fee penyelenggaraan.

“Seharusnya ARRC ini diperjuangkan pihak terkait karena faktanya banyak tim, pembalap dan kru di balap Asia itu orang Indonesia, kemudian penonton kita juga paling banyak di berbagai platform media sosial. Saya ikhlas lillahi ta’ala dari kocek pribadi karena menjadi kebanggaan. Keputusan ini setelah saya konsultasikan pada isteri. Jadi ini pure passion dan jiwa raga saya, “demikian rangkuman pernyataan singkat Haji Putra dari voice note yang dikirimkannya.

koizumi

BACA (JUGA) : Pak De “Manual Tech” : Terimakasih Buat Haji Putra Hingga ARRC 2026 Mandalika Bisa Digelar, Ironis Jika Tidak Hadir di Indonesia

Patut dipahami, secara logika sederhana, Haji Putra sebetulnya tidak ada hubungannya dengan problem ini. Bukan kewajiban mutlaknya.  Terus siapa dong yang sebetulnya bertanggung-jawab ? Dalam hal ini, Berita Balap dan Video Balap menekankan bahwa ini juga bukan tanggung-jawab penuh IMI (Ikatan Motor Indonesia). Mereka itu posisinya sebagai regulator dan fasilitator. Bukan yang harus membayar hosting fee penyelenggaraan ARRC.

IMI cukup melakukan komunikasi dan konsolidasi dengan pihak terkait yang paling kompeten. Lebih tepatnya adalah ITDC sebagai lembaga yang dibentuk pemerintah untuk mengelola dan mengembangkan kawasan wisata Mandalika, termasuk area sirkuit. Mereka yang harus cepat bergerak setiap tahun dan paham bahwa setiap tahun ARRC itu hadir di Mandalika karena memang secara common sense atau logika akal sehat, Indonesia itu punya tim dan pembalap terbanyak di balap Asia (ARRC).

BACA (JUGA) : Bima Aditya The Strokes Salut Haji Putra Rela Keluarin Duit Buat Kepastian Tanggal ARRC 2026 Mandalika

Sekilas informasi saja, ITDC (InJourney Tourism Development Corporation) adalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di bawah naungan InJourney (Holding BUMN Pariwisata). ITDC ini yang mengelola dan mengembangkan salah satuya kawasan The Mandalika di Lombok (selain The Nusa Dua di Bali).

Sekilas informasi lagi, untuk bayar hosting fee dari balap MotoGP yang relatif besar sekira 231 miliar/seri, maka ITDC berkoordinasi dengan pihak terkait seperti Kementerian Terkait, Pemerintahan Daerah NTB dan lain-lain. BB1

You May Also Like