Terungkap ! Dovizioso Berani Sebut Dall’Igna Berbohong Soal…

BeritaBalap.com-Andrea Dovizioso memang sudah resmi keluar dari tim Ducati sejak tanggal 1 Januari 2021. Kebersamaan 8 tahun sudah berakhir. Nah, setelah keluar ini, Dovizioso lebih berani.

Makin kritis untuk mengkritik manajemen Ducati dan berupaya meluruskan apa yang sebetulnya salah dan sempat beredar di media.

BACA (JUGA) : Terungkap ! Dovizioso Berlatih Keras Motokros, Buat Persiapan Balap 2021 Gantikan Marquez ?


Mungkin selama ini merasa tidak enak atau tidak tepat untuk membantah. Misal soal klaim Gigi Dall’Igna selaku General Manager Ducati Corse bahwa mereka sudah menawarkan nilai kontrak tetapi kemudian ditolak Ducati karena harganya terlalu tinggi, terlebih saat Covid-19 sekarang ini.

“Tapi dikatakan bahwa Dovizioso meminta ini, tapi Ducati hanya bisa memberikan itu. Ini semua tidak masuk akal. Kami tidak pernah bernegosiasi, dan yang terpenting tidak pernah ada tawaran. Itulah mengapa kami tidak pernah menolak tawaran rendah, “tegas Dovizioso yang diisukan akan bergabung dengan tim Repsol Honda untuk menggantikan posisi Marc Marquez yang sedang dalam penyembuhan cedera serius pada lengan kanannya.

BACA (JUGA) : Nama Pablo Nieto Menguat Gantikan Brivio, Tim VR46 Makin Dekat Jadi Satelit Suzuki 

“Prosedurnya di Ducati tidak transparan, berbeda dengan Petrucci yang diberitahu sebelum musim bahwa tidak ada lagi ruang baginya di tim. Kurang transparansi, itu bukan perilaku baik. Saya akan mempertimbangkan kemungkinan dengan KTM jika dengan cara yang berbeda, “tambah Dovizioso yang memang sempat diberitakan ada pembicaraan dengan KTM tetapi terbentur dengan keputusan Ducati yang masih menggantung.

Pada sisi lain, Dovizioso juga mengakui peran penting Gigi Dall’Igna dalam mengambil keputusan. Bahkan disebutnya sebagai penentu. Bukan jabatan yang diatasnya lagi. Dall’Igna yang lebih berkuasa dalam tim. Ini terbukti saat Ducati ingin meminang Marc Marquez, jalan sudah terbuka tetapi kemudian diputuskan Jorge Lorenzo.

“Keputusan ini hanya datang dari Gigi. Semua keputusan yang telah dibuat sejak dia melakukan adalah miliknya. Seperti Lorenzo, bukan Márquez di tahun 2017. Di awal musim 2016, ada peluang untuk mendapatkannya, tapi Gigi sudah memutuskan bahwa dia menginginkan Lorenzo, “tukas Dovizioso yang meraih 14 kali podium juara bersama Ducati dan itu terbaik ke-2 setelah Casey Stoner. BB1

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Facebook Comments

You May Also Like