Zarco Bernafsu Rebut Kursi Lorenzo, Ini Jawaban Bos Tim LCR Honda


BeritaBalap.com-Jangan kaget dengan judul diatas. Tapi itu adalah fakta. Kenapa Zarco disebut bernafsu untuk meraih kursi Jorge Lorenzo di tim Repsol Honda ? Karena petarung asal perancis tersebut mengakui langsung untuk lebih senang ikut kompetisi daripada menjadi test-rider atau penguji Yamaha.

BACA (JUGA) : Jadual Race MotoGP, Moto2, Moto3 Motegi Jepang (Jumat-Minggu, Dalam WIB)

By the way, Yamaha memang memberikan penawaran kepada Zarco sebagai penguji yang fokus di Eropa dan rencananya akan diduetkan dengan Galbusera yang dilepas Valentino Rossi. Itu buat tahun 2020 ataupun tes resmi saat Valencia nanti (November 2019).


Ingat juga, bahwa Lorenzo ingin tetap bertahan di Repsol Honda. Namun memang prestasinya tidak memuaskan manajemen HRC. Lebih lanjut bagaimana respon Lucio Cecchinello selaku bos tim LCR Honda yang merekrut Zarco untuk 3 seri terakhir (Australia, Malaysia dan Spanyol menggantikan Takaaki Nakagami ? Maksudnya sehubungan niatan Zarco untuk mengambil kursi Lorenzo.

BACA (JUGA) : MotoGP Motegi : Alex Rins Ditarget Bos Tim, Apa Targetnya ?

“Saya tidak tahu apa yang akan terjadi pada masa depannya, tetapi saya bisa memberinya kesempatan untuk 3 balapan terakhir tahun ini, tanpa memikirkan tentang 2020, “ujar Cecchinello.

“Sehubungan Lorenzo sendiri, ia memiliki masalah dalam mengatasi kecelakaan dan masalah fisiknya. Saat ini bukan Jorge Lorenzo yang kita tahu. Dia memiliki masalah mental, fisik, dan kepercayaan. Itu mengubah sesuatu di kepala anda dan membutuhkan waktu, “tambah Cecchinello.

BACA (JUGA) : Jelang MotoGP Motegi : Motivasi Kuat Marquez Di Kandang Honda, Gimana Track-Recordnya ?

Lebih lanjut, bagaimana Yamaha atas keputusan Johann Zarco tersebut. Apakah akan kembali mengajaknya berunding ? Apakah akan melepasnya ?

“Dia telah menetapkan bahwa dia ingin pergi. Itu adalah niat kami untuk memutuskan akhir pekan ini, opsi kedua  adalah melanjutkan dengan Folger dan kami akan terus seperti ini. Kami akan mencoba untuk berbagi tes dengan Ducati juga untuk tahun depan dan niat kami adalah untuk membuat wild-card. Tim uji menjadi semakin penting karena tes resmi akan semakin berkurang, “tukas Massimo Meregalli, Direktur Tim Monster Energy Yamaha. BB1

BACA (JUGA) : Jelang MotoGP Motegi : Quartararo Pastikan Gelar Rookie Of The Year ?

Facebook Comments

You May Also Like