BeritaBalap.com-Marc Marquez sebetulnya sudah memimpin jalannya race yang berlangsung dalam kondisi hujan. Trek basah. Marquez memimpin saat lebih dahulu masuk paddock dan swap atau mengganti motor yang sudah menggunakan ban basah.
Tetapi kemudian juara dunia MotoGP 2019 crash. Lanjut bangkit dan pastinya berada di belakang (posisi 17). Racer usia 28 tahun tersebut terus berupaya merangsek, tetapi kemudian jatuh lagi.


BACA (JUGA) : Hasil MotoGP Le Mans : Panas-Hujan-Panas Lagi, Jack Miller Jawara Lagi, Quartararo Pimpin Klasemen Lagi
Apa sebabnya ? Padahal banyak yang mengira bahwa MM93 akan oke ketika trek hujan. Marquez pun lebih senang lintasan basah dibanding kering karena fisiknya yang belum fit 100 persen. Ternyata ada titik dimana Marquez menyebut dirinya kehilangan konsentrasi. Ada yang dipikirkannya.
“Yang pertama bisa terjadi, tapi yang kedua membuat saya marah. Saya sudah fokus 100 persen, saya merasa nyaman dengan motor. Namun pada saat itu, saya mulai berpikir jika tidak lebih baik untuk beralih kembali ke ban kering dan saya kemudian kehilangan konsentrasi, ”ujar Marc Marquez yang saat ini ada di posisi ke-17 dalam klasemen sementara.
BACA (JUGA) : Dua Kebahagiaan Quartararo, Podium Pertama Kalinya Di Trek Basah, Pimpin Klasemen Pasca Operasi
