Bagaimana Aturan Prokes Covid-19 di MotoGP Qatar Yang Lebih Ketat ?

BeritaBalap.com-Seri 1 dan 2 MotoGP 2021 siap berlangsung di trek Losail, Qatar. Itu pada tanggal 28 Maret dan 4 April nanti. Bahkan pula, sejak awal Maret sudah dilakukan pengujian. Porsinya memang didesain double sebagai pengganti test Sepang Malaysia yang batal.

Lebih lanjut, diberitakan bahwa aturan protokol kesehatan (prokes) dibuat lebih ketat dibanding musim 2020. Bagaimana garis besar peraturannya ? Ini dimulai dengan menunjukkan hasil uji corona yang negatif tetapi tidak lebih dari 72 jam sebelum boarding pesawat.

BACA (JUGA) : Mekaniknya Marquez Berharap Ada Yang Tulis Buku Tentang Fakta Insiden Rossi-Marquez (2015)

koizumi

Tidak hanya sampai disini. Kemudian saat sampai di Doha, dilakukan lagi test PCR atas Virus Covid-19. Ini sebelum dilakukan karantina untuk semua pelaku MotoGP 2021 Qatar. Jadi sambil menunggu hasil test PCR tersebut. Untuk karantina semua pelaku dibuat dalam 4 hotel.

Oh ya, peraturan ini juga berlaku bagi mereka yang pulang antara pengujia dan seri perdana MotoGP.  Kemudian, untuk penonton, dilakukan pengecekan PCR secara random alias acak. Biasanya di Qatar memang sepi penonton.

BACA (JUGA) : Lin Jarvis Sebut Lebih Ngetop Rossi Dibanding Balap MotoGPnya

Disamping itu, anggota paddock juga dibatasi dalam konteks transportasi, itu dari hotel dan ke trek. Tidak dikasih ijin untuk sewa mobil, semua perjalanan diatur oleh Dorna. Jadi mereka yang tidak menepati janji untuk sebuah perjalanan, maka akan ditinggal.

Pembalap MotoGP diizinkan untuk terbang pulang setelah pengujian Qatar yang ke-2 yang berakhir pada 12 Maret, sementara semua anggota dari Moto2 dan Moto3, maka harus tinggal di Qatar ketika tes mereka berakhir pada 21 Maret. BB1

Tes MotoGP 2021 :
Tes di Losail Qatar : 5 Maret (untuk penguji dan pemula saja)
Tes resmi di Losail Qatar : 6 dan 7 Maret
Tes resmi di Losail Qatar : 10 hingga 12 Maret

 

 

Facebook Comments

You May Also Like