Dovizioso Temukan Titik Lemah Ducati Hingga Sulit Juara Dunia, Apa Itu ?

BeritaBalap.com-Andrea Dovizioso menjadi runner-up MotoGP selama 3 tahun ini. Selalu dibawah Marc Marquez (Repsol Honda). Pada akhirnya, pembalap Ducati tersebut mengakui bahwa kelemahannya saat ini adalah belum dapat optimal dalam sesi kualifikasi. Hanya 3 kali saja berada di barisan depan.

“Sangat penting untuk memimpin sejak awal balapan. Jadi begitu penting untuk memulai sedikit lebih baik dari tahun lalu. Saya punya banyak masalah dalam kualifikasi tahun lalu, “tukas Dovizioso yang dilansir dari media Paddock-GP.com.

BACA (JUGA) : Gagal Rekrut Vinales Dan Quartararo, Ducati Fokus Alex Rins (2021), Tetapi…

koizumi

“Untungnya, kita sering memperoleh banyak posisi yang lebih baik di awal balapan, tetapi kita harus melakukan semuanya dengan benar. Kamu harus mengambil banyak risiko. Lebih baik menghindari situasi ini. Ada banyak hal yang bisa kita lakukan lebih baik dengan tim, “tambah Dovizioso.

Secara logika, butuh perjuangan lebih ekstra untuk meju kedepan. Alhasil, jika dapat konsisten berada di barisan depan, maka peluang untuk meraih posisi finish lebih baik sangat potensial. Konteks ini yang akan menjadi fokusnya dalam pengujia di Sepang, Malaysia nanti (7-9 Februari).

BACA (JUGA) : Ducati Klaim Makin Tinggalkan Honda Dalam Top Speed, Tenaga GP20 Sudah 300 HP ?

Bukan hanya bicara peningkatan tenaga (Horse Power), juga pada sektor lain sepert sasis, elektronik dan aerodinamika. Sekilas informasi saja, posisi pole-position didominasi oleh Marc Marquez dan Fabio Quartararo (Petronas Yamaha SRT) ataupun Maverick Vinales (Monster Energy Yamaha).

Hal senada diungkapkan oleh rekan satunya Dovizioso, yitu Danilo Petrucci. Disebutnya bahwa mereka memang lemah saat babak kualifikasi. Barisan depan itu mutlak jika ingin lebih baik.

“Selain bagian-bagian baru, dalam tes, kami juga harus mencoba meningkatkan kualifikasi kami karena sangat penting untuk berada pada dua baris pertama di grid. Terkadang cukup berada di baris ke-3, tetapi selalu lebih baik berada di posisi yang tepat di waktu yang tepat, “timpal Danilo Petrucci. BB1 

Facebook Comments

You May Also Like