Ide Regulasi Pembatasan Harga Motor Superbike ? Ini Penjelasan Bos Dorna (WorldSBK)


BeritaBalap.com-Perfoma spesial Ducati V4R yang dilepas dengan banderol harga 400 ribu Euro atau sekitar  Rp. 650 juta menimbulkan semacam protes dari para rivalnya. Maksudnya, Ducati tidak mementingkan harga jual yang mahal, terpenting ada tehnologi yang diusung adalah spesial. Konteks ini yang kemudian membuat Alvaro Bautista menguasai klasemen sementara balap superbike (WorldSBK 2019).

Kemudian muncul timbul ide atau gagasan adanya aturan dalam pembatasan harga kudabesi Superbike (WorldSBK). Maklum saja, ini berhubungan dengan motor yang dijual massal. Ketika harga tida mahal, maka potensi orang untuk membeli akan semakin besar.

Sekilas informasi saja, rata-rata motor superbike bermain di harga 20 ribu Euro atau seputar Rp. 320 juta-an. Jadi memang jauh berbeda dengan Ducati. Ingat, ini semua adalah harga di Eropa ya. Jika sudah masuk Indonesia dijamin dengan harga yang relatif tinggi.


Bagaimana jawaban Dorna selaku promotor penyelenggara WorldSBK Setuju atau tidak setuju ? Intinya, bahwa aturan harga tersebut tidak akan dipenuhi. Itu tidak tepat. Demikian menurut Gregorio Lavilla selaku Manajer Dorna untuk kompetisi superbike.

BACA (JUGA) : Kalah Melulu, Honda Sedang Bangun Motor “Ekstrim” Seperti Ducati V4R, Target WSBK 2020

“Ketika Dorna menjalani kejuaraan dunia Superbike, maka tidak ada harga maksimum untuk motor dan tidak untuk rem atau suspensi dan tidak ada batas mesin. Tidak ada yang seperti itu. Hanya saja Dorna yang menciptakan kondisi yang jelas sehingga tidak ada misalnya Honda datang dengan motor MotoGP dengan biaya 200.000 Euro untuk motor Superbike dan menghancurkan persaingan, “ucap Gregorio Lavilla.

BACA (JUGA) : ZX-10RR Terbaru (2020) Berbasic Mesin V4 ? Ini Jawaban Bos Balap Kawasaki

“Saya memiliki ide sendiri dalam pikiran saya. Harga pembelian mesin produksi tidak relevan menurut pendapat saya. Yang benar-benar membuat perbedaan adalah modifikasi. Memang benar bahwa Ducati di diler dengan harga 40.000 euro dan misalnya, Yamaha hanya setengah. Tapi begitu mereka berada di grid, perbedaannya jauh lebih kecil, “ucap Gregorio Lavilla. BB1

 

Facebook Comments

You May Also Like