Penguji Honda Sebut Mereka Kurang Berani Bereksperimen Seperti Ducati

BeritaBalap.com-Penguji Honda Stefan Bradl memberikan komentar atas spesialnya perfoma Ducati saat ini. Maksudnya mendominasi 5-10 besar klasemen akhir MotoGP 2022. Disebut Bradl yang pernah meraih juara dunia Moto2 (2011), bahwa Honda kurang berani dalam melakukan eksperimen. Maksudnya, sehubungan intensitas atau tingkat keseringan dalam melakukan berbagai percobaan perangkat baru. Relatif minim.

BACA (JUGA) : Alex Marquez Sangat Tidak Setuju Saat Dipindahkan Dari Tim Repsol Honda Ke LCR (2021)

Ducati diklaim memiliki keberanian. Banyak menghadirkan inovasi alias penemuan baru yang pada akhirnya semakin membuka potensi dan peluang dalam upaya meningkatkan perfoma motor.

koizumi

Mantan pembalap MotoGP di era tahun 2012-2018 ini mengatakan pentingnya fokus pada peningkatan Honda RC213V dalam berbagai sudut pandang, seperti akselerasi dan top speed karena memang Marc Marquez disebutnya sudah berbeda saat ini. Demikian karena efek lengan kanannya yang sudah 4 kali dioperasi ataupun tahun ini yang akan berusia 30 tahun.

BACA (JUGA) : Bastianini Sebut Eranya Marquez Sudah Berakhir, Sekarang Eranya Pembalap Muda

“Ducati telah menunjukkan keberanian, terus menghadirkan inovasi pada aerodinamika dan perangkat. Yamaha tetap sedikit tertinggal dan Honda tidak pernah menjadi yang terdepan dalam eksperimen. Saya perhatikan Honda kurang berani bereksperimen, ”ujar Stefan Bradl yang akan menjalani pengujian MotoGP di Sepang tanggal 5-7 Februari. Jadi sebelum test khusus untuk pembalap reguler tanggal 10-12 Februari.

“Marc akan berusia 30 tahun dan dia tahu dia masih memiliki 2 tahun ke depan yang bagus. Dia menginginkan motor pemenang. Dia telah menjalani 4 kali operasi di lengan kanannya dan tahu dia tidak dapat membangun kekuatannya di motor saat ini. Akan ada terlalu banyak risiko dan harus dikurangi dengan lebih mengandalkan motor, “tambah Stefan Bradl yang dilansir dari Tuttomotoriweb. BB1

Facebook Comments

You May Also Like