Bos Tim Ducati Sebut Honda, KTM, Suzuki dan Aprilia Tidak Paham Protes Mereka

BeritaBalap.com-Gigi Dall”Igna ikut menanggapi sehubungan protes dari 4 tim pabrikan, yaitu Honda, KTM, Suzuki dan Aprilia atas winglet atau sayap kecil yang mirip bentuk sendok pada area dekat swingarm alias lengan ayun. Itu ada di motor GP19 Dovizioso yang meraih podium juara, juga ada pacuan Petrucci dan Jack Miller.

BACA (JUGA) : Tidak Mau Dicap Pecundang, Ini Penjelasan Bos KTM Soal Protes Mereka Ke Ducati

Winglet tersebut diklaim membantu aerodinamika, khususnya konteks downforce alias gaya tekan. Terlepas dari protes ini sudah ditolak FIM dan lanjut ke pengadilan banding hingga keputusan tanggal 31 Maret nanti, General Manager Ducati Corse ini menyebut mereka yang protes tidak paham yang sebenarnya.

“Saya telah mendengar begitu banyak orang membicarakannya. Bahkan pada pertemuan dimana protes sedang dibahas, hanya ada satu teknisi yang hadir, dan itu adalah Fabiano Sterlacchini dari kami. Yang lain tidak terlalu teknis atau tidak siap menghadapi masalah ini, “tegas Gigi Dall”Igna yang dilansir dari laman media GPOne.com.

“Saya agak terkejut mendengar bahwa di Qatar roda belakang seharusnya tidak menjadi dingin, karena suhunya sangat mendalam. Saya pikir setiap penonton TV dapat melihat asap yang dihasilkan Suzuki ketika berakselerasi di tikungan ke-11. Qatar adalah salah satu permukaan aspal yang paling sulit untuk ban belakang dan banyak yang memiliki masalah. Bahwa begitu banyak yang mengatakan argumen pendinginan ban kami hanya alasan, mungkin berarti mereka tidak mengerti banyak, “tambah Gigi Dall’Igna.

BACA (JUGA) : Tidak Bermaksud Membatalkan Podium Juara Dovizioso, Ini Penjelasan Bos Aprilia Soal Protesnya

Lebih lanjut, Gigi Dall”Igna juga merespon Direktur Balap Aprilia, Massimo Rivola yang menyarankan untuk menunggu dahulu hingga memang penggunaan part tersebut diperbolehkan. Apa jawabannya ?

“Kenapa menunggu ? Saya benar-benar yakin bahwa kita memiliki solusi hukum di motor. Dan mengapa lawan saya mengatakan pada saya untuk tidak menggunakannya ? Itu tidak berguna !, “tegas Gigi Dall”Igna.

“Saya yakin bahwa solusi kami legal karena tidak melanggar aturan. Kami juga mendapat penegasan dari Direktur Teknik FIM, dan dia adalah satu-satunya yang berada di atas legalitas, “tambahnya. Oh ya, seri ke-2 MotoGP 2019 akan dipentaskan di Argentina pada tanggal 30-31 Maret ini. BB1

Facebook Comments