Dianggap Punya Skill Spesial, Quartararo Merasa Iri Dengan Perfoma Motor Pecco ?

BeritaBalap.com-Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha) diklaim punya skill balap yang spesial. Namun memang juara dunia MotoGP musim 2021 ini tidak didukung motor yang kompetitif.  Selalu tertinggal dari motor-motor pabrikan Eropa (Ducati, KTM dan Aprilia).

Terlebih dengan Francesco Bagnaia ‘Pecco’ (Ducati Lenovo) yang menjadi rivalnya dalam perebutan gelar juara dunia MotoGP 2022. Saat itu, Quartararo sempat memimpin poin cukup jauh di awal-awal perjalanan seri tetapi kemudian keadaan berbalik, ia dikejar dan dilibas Pecco sejak pertengahan musim sampai dengan babak final. 

Sekilas informasi saja, musim 2023 lalu, Quartararo hanya meraih dua kali podium ke-3 dengan total poin 167. Ada di peringkat ke-10 dalam klasemen akhir. Bandingkan dengan Pecco yang mencetak 467 poin hingga kembali meraih juara dunia MotoGP. Dua kali pengujian di Sepang Malaysia dan Losail Qatar juga belum memuaskan pasukan Yamaha.

koizumi

BACA (JUGA) : Pecco Disebut Juara Sejati Jika Dapat Kalahkan Marquez Tahun Ini Diatas Ducati ?

Tentu saja, Yamaha akan memanfaatkan hak konsesi yang diberikan untuk lebih intens dalam riset dan pengembangan. Termasuk juga merekrut para mekanik andalan Ducati. Salah satunya Max Bartolini yang diplot menjadi direktur teknik Yamaha. Sebelumnya dianggap sebagai tangan kanannya Gigi Dall’Igna selaku General Manager Ducati Corse. Namun, ini semua masih berproses. Quartararo mengapresiasi langkah Yamaha dan menyebutnya dalam kurun 3-4 bulan kedepan akan terlihat.

BACA (JUGA) : Waduh, Ducati Tidak Janjikan Bastianini Kursi Tim Pabrikan 2025, Kenapa Ini..?

“Yang lain tampil lebih baik dari kami selama musim dingin, harapannya adalah dalam 2 minggu kedepan, ketika kami kembali kesini, maka kondisi trek akan berbeda dan lebih cocok untuk kami, ”ucap Quartararo yang dikutip dari Tuttomotoriweb.

BACA (JUGA) : Berapa Duit Kontrak Pecco Yang Disebut Marini Minta Naik Tinggi Dalam Kontrak Baru ?

“Konsesi dan kehadiran mereka sangat membantu. Senang rasanya memiliki seseorang di grup yang hingga beberapa bulan lalu berada di tim terkuat, ini akan memakan waktu setidaknya 3 atau 4 bulan. Secara pribadi saya sangat percaya pada proyek ini. Meski saat ini sulit, perusahaan berupaya semaksimal mungkin. Saya hanya memikirkan bagaimana cara meningkatkan motornya, ”tambah Quartararo yang kontraknya dengan Yamaha akan selesai pada akhir tahun 2024 ini. BB1 

Facebook Comments

You May Also Like