Jorge Martin Akan Terkendala Gaji di Ducati Yang Tidak Mau Gede Selain Buat Pecco ?

BeritaBalap.com-Runner-up MotoGP 2023 Jorge Martin (Pramac Racing) memang begitu ngebet alias kepingin sekali bergabung di tim Ducati Lenovo. Maksudnya buat tahun depan (2025) saat mendampingi Francesco Bagnaia ‘Pecco’.

Bahkan pembalap asal Spanyol berusia 26 tahun tersebut mengancam akan pindah ke pabrikan lain jika memang tidak diberikan tempat oleh manajemen pabrikan asal Bologna Italia tersebut. Ini memang ancaman serius. Jorge Martin sudah hilang kesabarannya. He he he he.

Nah, yang menarik bahwa diprediksi kuat Jorge Martin akan terkendala nilai gaji atau kontrak bernilai relatif kecil yang diberikan kepadanya. Demikian seiring kebijaksanaan Ducati yang tidak mau bayar mahal pembalap selain nama Pecco. Maklum saja, Pecco yang hantar Ducati meraih juara dunia dalam 2 tahun belakangan (2022-2023).

koizumi

BACA (JUGA) : Pedro Acosta Lebih Baik Dari VR46 Tetapi Kalah Dari Marc Marquez, Dalam Hal Apa ?

Jadi cuannya tidak akan besar dan diklaim jauh dari nilainya Pecco yang dalam kontrak terbarunya (2025-2026) dibayar senilai 7 juta euro/tahun atau sekira Rp. 119 milyar.

Kabarnya Pecco akan dibayar 10 juta euro alias 170 milyar jika memang dapat kembali meraih juara dunia MotoGP. Konteks ini yang akan menjadi penghambat Jorge Martin karena dinilai jauh dari kontraknya Pecco.

BACA (JUGA) : Quartararo Sebut Terlalu Jauh Antara Motor Eropa Dan Jepang, Apa Respon Bos Tim Yamaha ?

“Gaji harus sesuai. Ducati tidak bisa membayar biaya sebesar 2 juta euro kepada pebalap tim satelit. Ducati tidak mau berkomitmen untuk membayar angka yang dalam 1 atau 2 tahun akan sulit untuk dibayar, ”ujar Sumber Ducati kepada Motorsport. BB1

Hasil MotoGP Qatar : 

Facebook Comments

You May Also Like