Marquez Akui Kerap Menangis Jalani 3 Tahun Masa Sulitnya

BeritaBalap.com-Marc Marquez (Repsol Honda) memberikan pengakuan yang agak mengejutkan. Mungkin tidak banyak yang tahu. Tapi manusiawi. Ini ketika dia mengalami masa-masa sulit sejak crash di Jerez (Juli 2020). Bahwa juara dunia MotoGP 2019 tersebut menyebut ia sering menangis dalam kondisi complicated yang dijalani.

BACA (JUGA) : Benarkah Marc Marquez Kembali Menemukan Performa Terbaiknya Musim Ini ?

Maksudnya sehubungan lengan kanan yang harus membuatnya menjalani operasi sebanyak 3 kali. Istirahat panjang wajib dijalani. Termasuk juga mengalami diplopia atau cedera saraf mata yang notabene melihat sebuah obyek menjadi ganda.  Rasa sakit yang luar biasa bercampur dengan nafsu untuk terus menjalani race tetapi tidak bisa juga optimal. Ini yang menjadi sumber kesedihan beratnya.

koizumi

BACA (JUGA) : Ini Informasi Terbaru Soal Jarvis Terus Merayu VR46 Agar Jadi Tim Satelit Yamaha 2024

“Jika saya terus balapan, itu karena saya melihat peluang bagus untuk menang lagi. Bagi saya, tidak masuk akal untuk balapan hanya untuk mengisi tempat di grid, “ujar Marc Marquez yang akan berusia genap 30 tahun pada Februari nanti.

BACA (JUGA) : Tahun Ke-2 Di Moto3 Jadi Penentuan Masa Depan Mario Aji Dan Furusato ?

“Namun ada saatnya ketika penderitaan itu mengalahkan gairah dan saya berkata pada diri saya sendiri : ‘entahlah obat atau tidak layak untuk dilanjutkan’. Tidak hanya kegagalan demi kegagalan, tetapi juga rasa sakit dan kesedihan yang terus-menerus mengubah karakter saya, saya tidak lagi tersenyum, “tambah Marc Marquez yang dilansir dari Corsedimoto. BB1

Facebook Comments

You May Also Like