BeritaBalap.com- Sebagai salah satu produk oli mesin terbaik ditanah air, Pikoli sukses mengantarkan pecinta balap melepas rindu di final Kejurda Road Race Jabar 2023. Tepatnya pada hajat balap yang berlangsung dilintasan Sport Center Indramayu (23-24/12) lalu.


Hal ini tentunya menjadi bukti jika Pikoli Oil kembali menunjukan konsistensi serta kesetiannya untuk selalu mendukung kemajuan otomotif khususnya balap tanah air. Terlebih, khusus untuk kota mangga, Indramayu ini yang telah vakum mengagendakan event balap khususnya road race.
“Ini bukti kepedulian kita dalam memajukan sekaligus menghidupkan lagi gariah balap kota Indramayu yang vakum sekitar 5 tahun menayangkan event balap,” buka H. Supriyono, selaku Marketing Executive Officer PT Abadi Kokoh Insani didampingi H. Daniel Mutaqien Syaifuddin, Ketua IMI Pengprov IMI Jabar.

H. Supriyono lalu menambahkan, “Selain para pecinta balap yang terlihat sangat antusias, kami selaku sponsor juga sangat mengapresiasi aktifnya kembali lintasan Sport Center Indramayu ini menayangkan gelaran event balap. Pasalnya, letaknya sangat strategis dan berada tepat dijantung kota Indramayu,” imbuhnya.
Dengan letaknya yang strategis ini, tentu saja hal tersebut memudahkan penonton untuk mengunjunginya serta adanya konektivitas dengan pemukiman menjadikan Sport Center sebagai magnet tersendiri dikabupaten Indramayu.
Kondisi tersebut, tentunya memudahkan Pikoli Oil selaku pihak sponsor untuk mengenalkan produk-produk andalannya, baik untuk para pecinta balap maupun penonton. Seperti Pikoli 5100VT yang laris digunakan dalam kategori Bebek 4T dan Pikoli Scooter Matic serta Pikoli 2TC 1 yang merupakan pelumas wajibnya para racer 2T, baik pacuan bebek goreng, sport 2T hinga Vespa.

“Jelas hal ini akan menghadirkan sinergitas yang sangat positif untuk semua pihak yang terlibat pada gelaran event kali ini, dan kami selaku pihak sponosr sangat senang bisa menjadi salah satu bagiannya. Untuk kedepannya kami pasti sangat siap untuk mengawal sekaligus mensukseskan gelaran event balap di Indramayu,” pungkas H. Supriyono. Edhot