Ternyata Ini Penyebab 15 Crash Dalam Sprint Race MotoGP Jerez

BeritaBalap.com-Relatif banyak terjadi crash alias insiden pembalap yang terjatuh dalam sesi sprint race balap MotoGP di Jerez Spanyol, Sabtu (27 April). Yang paling miris adalah Marc Marquez (Gresini Racing) karena sedang memimpin jalannya race pasca melibas Jorge Martin (Pramac Racing). Bahkan sudah memberikan jarak.

Oh ya, jangan salah persepsi, pengertian crash tersebut bisa saja pembalap tersebut dapat kembali melanjutkan balapan ya, seperti yang dilakukan Marc Marquez. Jadi jangan kaget dengan jumlah racer yang tidak dapat melanjutkan balapan yang tidak sampai 15 joki.

Finally, terungkap penyebab terjadinya banyak crash tersebut. Ini berhubungan dengan permukaan trek yang tidak maksimal atas traksi ban. Disebut dengan weeper yang artinya area tambalan lembab yang mengering sesaat.

koizumi

BACA (JUGA) : Akhirnya Marc Marquez Ungkap Hal Penting Sehubungan Masa Depannya, Apa Itu ?

“Tikungan Angel Nieto, seperti di tikungan 5, itu memiliki weeper disana sejak tahun 2013. Mereka telah mengaspalnya kembali 2 kali sejak saat itu. Aku merasa kasihan pada Marc. Dia telah melakukan segalanya dengan benar. Kecelakaan ini sebenarnya bukan kesalahan pengendara. “

“Dia tidak dapat melihat bagian yang lembab. Mungkin pada lap itu, di tikungan 8, ada permukaan yang tergenang air. Daerahnya sangat kecil. Dia tahu ada disana, jadi dia memperlakukannya dengan hati-hati. Tapi dia tidak bisa melihatnya di sepeda motor, ”terang Michael Laverty selaku pengamat MotoGP yang dilansir dari TNT Sports.

BACA (JUGA) : Marc Marquez Didekati Aprilia, Apa Respon Vinales ?

Box (tim, red) sangat positif. Dalam kondisi seperti ini, sangat mudah untuk menyentuh wilayah yang basah (penyebab kebanyakan kecelakaan saat ini). Kecepatannya adalah yang terpenting !, ”timpal Frankie Carchedi selaku kepala kru Marc Marquez.

BACA (JUGA) : Wow, Tim Pramac Racing Makin Dekat Pindah Yamaha, Keputusan Penting Di Seri Jerez/Mugello ?

“Jadi tambalan kecil pada keluar tikungan saat dia kembali menginjak gas, dan dia tidak menduganya. Pembalap terbaik di dunia terjatuh dengan peristiwa yang berada di luar kendali mereka. Para pembalap tahu bahwa mereka ada disana. Mereka dalam bahaya. Pergeseran suhu ataupun pergeseran kelembaban. Air kembali tersedot ke permukaan. Weepers naik ke permukaan. Kondisinya berubah sesaat, ”tambah Michael Laverty yang aktif di MotoGP musim 2013-2015. BB1

Facebook Comments

You May Also Like