Ini Rahasia Jupiter 130 Injeksi Tembus 28,3 HP by Mlethiz MBKW2, Podium di Mizzle Dragbike 2019 Purbalingga

BeritaBalap.com-Jupiter 130 ini kasih kejutan dalam babak final gelaran Mizzle New Hydra Max Racingstart Dragbike Championship 2019 yang berlangsung di Sirkuit Yosomiharjo, Bobotsari, Purbalingga, Jateng Minggu kemarin (6 Januari). Masih dalam tahap riset awal, langsung meraih podium.

Nah, yang menarik dibahas karena sudah mengusung kinerja injeksi alias bukan konvensional ala karburator. Konteks ini yang akan digali portal BeritaBalap.com yang paling lengkap bicara Berita Balap. Mau tahu mekaniknya ? Adalah Haris Sakti Prabowo, akrab disapa Mlethiz MBKW2 yang bermarkas di Sleman, Yogyakarta.

BACA (JUGA) : Mizzle Dragbike 2019 Purbalingga : Hadir 315 Starter, Berikut Hasil Lengkap Juaranya

Langkah awal, agar sesuai dengan regulasi silinder, maka Jupiter yang dikebut oleh joki Joko Susanto (Joko Percil) ini menggunakan piston Daytona dengan diameter 55,2 mm. Jadi ketemulah Cylinder Volume (CV) alias kapasitas mesin menjadi 129 cc. Ini dibawah atura main 130 cc.

ECU Pengapian by Starz

Oh ya, hasil torehan waktunya di Purbalingga 08.219 detik. Kontur aspal memang rada licin. Memang meleset dari target 7,9-8 detik. “Ini kita pakai ECU Qstarz pernah menembus 7,801 detik. Pernah pula persenelingnya miss tapi ukir waktu 7,95 detik.

Semua tergantung berbagai faktor di lapangan, “ucap Mlethiz MBKW2 yang meman demen dunia dragbike karena masa lalunya berangkat dari pacuan balap karapan ini. Bagaimana dengan ramuan Camshaft dari Jupiter 130 yang punya tenaga 28,3 HP ini ?

Sudut buka-tutup klep bermain di angka 40 derajat dan 60 derajat. Jadi ketemu durasinya 280 derajat. Diklaim fokus pada RPM menengah dan atas. Sedangkan sudut LSAnya 102 derajat. Kerja camshfat tersebut mampu mendukung lift klep masuk setinggi 9.15 mm dan buangnya 9.3 mm. Yang pasti, suplai gas aktif di RPM atas terpenuhi. Tenaga optimal saat RPM diatas 12.000.

Throttle body SYS

Oh ya, kompresi motor ini sangat tinggi hingga 14,2 : 1. Begitu yang dibilang Dika selaku maintenance atau perawatan Jupiter injeksi ini. Jadi memang butuh dragster senior yang bisa lepas dalam momen start. Maksudnya tidak terlalu banyak sliding dan semuanya bisa dikontrol.

Lanjut ke urusan pengabut bahan bakar, pilihan jatuh ke perangkat Throttle Body (TB) SYS Racing yang memiliki keunggulan posisi injektor sudah menempel di TB. Faktanya memang TB ini paling populer di dunia balap nasional.

Final gear 13-46

Bagaimana dengan hitungan rasio dan final gear untuk lintasan 201 meter ? Rumusan perbandingan gigi rasio pastinya dibuat rapat, Rasio 1-2 karakternya lebih panjang agar laju motor mudah dikendalikan.

Mulai rasio satu yang optimal dengan perbandingan 13/35, kemudian rasio 2 (16/29), ke-3 yang 19/26 dan rasio 4nya (20/23). Terakhir untuk transfer tenaga ke roda belakang, efektif dengan final gear 13/46. Jangan lupa, dukungan knalpot Cream-pie menjadi nilai lebih tersendiri karena dapat dibangun grafik power yang diinginkan berdasarkan data dyno-test milik Cream-pie. Kita tunggu saja ya kejutan selanjutnya. D 14 N

Facebook Comments

You May Also Like