Lebih Dekat Syabila Zahra Putri Hidayat, Mojang Geulis Tercepat Di Kejurnas Grasstrack 2018 Region 2 Putaran 4 Majalengka, Jabar

BeritaBalap.com- Geliat balap cakar tanah alias grasstrack tidak hanya di ramaikan oleh kaum Adam saja. Untuk saat ini khususnya di wilayah Jabar, gelaran balap cakar tanah juga selalu di ramaikan oleh Mojang-Mojang geulis yang ikutan ngegas di dalam sirkuit. Seperti terlihat di Kejurnas Grasstrack 2018 Region 2 putaran 4 yang berlangsung di sirkuit Cakra 13 Lemah Putih, Lemahsugih, Majalengka, Jabar (11-12/8).

Sekitar 13 lady grasstracker ikut andil di kelas FFA Khusus Wanita. Adalah Syabila Zahra Putri Hidayat, mojang geulis tercepat di Kejurnas Grasstrack 2018 Region 2 Putaran 4. Sempat tercecer di awal-awal lap, cewek asal Garut yang menunggangi Kawaski KLX 150 racikan tim RPMX Kartika 3 AK71 HUD Grafhix ini akhirnya mampu menguasai jalannya race dengan berhasil finish di posisi pertama.

Syabila Zahra Putri Hidayat, mojang geulis dari tim RPMX Kartika 3 AK71 DRV HUD Grafhix yang menjadi tercepat di Kejurnas Grasstrack 2018 Region 2 Putaran 4

“Awal-awal lap sempat tercecer di barisan tengah. Lap demi lap saya mampu memperbaiki posisi hingga di lap 4 saya bisa menyalip Risha yang berada di posisi pertama. Setelah bisa mengambil posisi pertama, saya dapat mengatur ritme balap, mulai dari pengambilan racing line sampai mengatur rpm mesin. Hasilnya, saya mampu finish di urutan pertama,” bangga Abil panggilan mesra mojang geulis kelahiran 4 November 2001 ini.

Hyupppe,… Usianya akan genap 17 tahun pada 4 November 2018 mendatang. Penggen kenalan? Pengen tahu bulat, eh,… pengen tahu lebih jauh tentang mojang geulis bernomor start 27 ini…??? Yuk,… langsung saja kita kupas lebih mendalam. Pertanyaan mendasar yang muncul adalah, apa yang bikin neng Abil memilih balap grasstrack dan sejak kapan si neng Abil mulai balap?

Abil panggilan mesra mojang geulis kelahiran 4 November 2001 on action

“Awalnya kurang lebih sekitar awal tahun 2015, saat itu sering liat bapa yang sering jalan adventure, pake motor trail, pake jersey, helm hingga sepatu trail. Nah dari situ, saya penasaran kayak apa sih nyobain motor trail. Setelah bisa, sering waktu dulu saya di ajak bapa di acara adventure. Seru abis,… seneng banget pokoknya nyobain tantangan-tantangan baru,” beber Abil salah satu siswi kelas 3 SMUN 6 Garut ini.

Tidak berselang lama, tantangan baru muncul. “Bener banget,… Ternyata ada tantangan baru yang lebih asik. Balap grastrack…!!! Untuk turun di balap, mulanya saya memberanikan diri sampe kabur kaburan tanpa sepengetahuan orang tua, bawa motor punya bapa ke tempat latihan grasstrack. Meski sempet ketahuan dan di marahin sama bapa, tapi saya enggak kapok,” kenang Abil yang pertama kali turun balap tahun 2016 di kelas FFA 14 Tahun.

Abil, Engga perlu ngumpet-ngumpet buat latihan dan balap karena orang tua sudah mendukung

Tentu saja, saat itu lawan-lawannya para cowok. Menariknya, meski awalnya tidak mendapat restu dari orang tua, saat ini Abil selalu di dukung kedua orang tuanya tiap kali balap. “Beruntung, akhirnya kedua orang tua mendukung semua kegiatan saya, terutama untuk balap. Jadi, mulai sekarang engga perlu ngumpet-ngumpet lagi buat latihan dan balap di event resmi,” ujar putri pertama dari pasangan Yudi Hidayat dan Esa Mariana yang suka banget olahan segala macam nasi, mulai dari nasi putih, nasi kuning dan nasi goreng ini.

Lalu, apa harapan kedepan neng Abil? “Tentu saja bisa membanggakan keluarga terutama orang tua dan tim balap dengan raihan prestasi. Baik prestasi di sekolah maupun prestasi di setiap gelaran balap yang saya ikuti,” harap Abil yang hobi renang dan mendaki gunung ini. Sipppp,… Semoga tercapai semua hrapannya yah neng,… Edhot

Facebook Comments

You May Also Like