Bos Proyek MotoGP Suzuki Akui Tidak Bisa Ambil Peran Manajer Brivio

BeritaBalap.com-Bos MotoGP Suzuki Shinichi Sahara pada akhirnya mengakui kelemahan dari kinerja yang ia lakukan. Ini sehubungan peran manajer tim Davide Brivio yang ditake-over atau diambil alihnya.

BACA (JUGA) : Ternyata VR46 Ditetapkan Tercepat Sebagai Legenda MotoGP, Balap Terakhir Langsung

Pekerjaan double tersebut yang tidak bisa maksimal baginya. Bagaimana ia harus cepat hadir dalam 18 seri MotoGP tetapi harus berada di Jepang untuk menjadi komandan pengembangan Suzuki GSX-RR. Disebut Sahara, bahwa ia hanya mencapai 60-70 persen dari harapan yang ingin dicapainya.

koizumi

Dua pembalap Suzuki Joan Mir dan Alex Rins memang kerap mengeluh dengan lambatnya riset dan pengembangan. Perangkat holeshot saja belum sempurna dibanding pabrikan lain. Bahkan dengan kritik keras mereka menyebut GSX-RR musim 2021 hampir sama dengan versi 2020.

BACA (JUGA) : Bos Ducati Tidak Ingin Ridernya Buat Kesalahan Demi Juara Dunia MotoGP 2022

“Kami berada di akhir musim yang panjang dan menuntut keras, dan saya akan mengatakan bahwa terlepas dari kenyataan bahwa kami tidak mencapai hasil yang kami harapkan, tahun ini mewakili 60 hingga 70 persen dari apa yang saya harapkan. 2021 berbeda bagi kita semua, kembali setelah memenangkan gelar juara, dan dengan kepergian manajer tim, “terang Shinichi Sahara selaku pemimpin proyek MotoGP Suzuki.

“Kami semua harus berusaha dan menemukan jalan ke depan. Saya sebelumnya adalah manajer tim, terutama menjalankan berbagai hal di pabrik di Jepang, tetapi pada tahun 2021 saya mengambil peran baru sebagai pemimpin tim dan manajer proyek. Beban kerja ini, ditambah dengan fakta bahwa saya masih menjadi pemimpin kelompok departemen pengembangan di Jepang, terlalu berat, “tambah Shinichi Sahara. BB1

Klasemen Akhir MotoGP 2021 :

Facebook Comments

You May Also Like