Tertinggal Hampir 1 Detik Dari Bagnia Pecco Dalam Q2, Apa Kata Marquez ?

BeritaBalap.com-Francesco Bagnaia ‘Pecco’ begitu istimewa dalam sesi kualifikasi 2 (Q2). Perfoma Ducati GP22 petarung tim Ducati Lenovo tersebut relatif jauh dibandingkan rival-rival dibawahnya.

BACA (JUGA) : Hasil Kualifikasi MotoGP Jerez : Pecco’s Back, Pole Position ! Quartararo Ke-2, Marquez Ke-5

Dengan Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha) yang berada di grid ke-2 adalah 0,453 detik. Kalau sama Marc Marquez (Repsol Honda) yang berada di grid ke-5, itu gapnya hampir 1 detik, tepatnya 0,975 detik.

koizumi

Apa respon Marc Marquez atas hal ini ? Ternyata memang sudah diprediksi. Maksudnya menyangkut target pencapaian dalam kualifikasi. Tidak pasang target terdepan. Tahu diri dengan perfoma motornya. Memang dalam Q2, MM93 pernah mencoba untuk mengikuti Pecco tetapi justru semakin jauh tertinggal.

“Saya tidak frustrasi karena frustasi hanya muncul ketika harapan terlalu tinggi. Saya mengharapkan tempat di baris ke-3 di grid hari ini. Sekarang saya ke-5, oleh karena itu, ada di baris kedua. Jadi saya tidak kecewa”.

BACA (JUGA) : Ini Perbedaan Pit Marquez Yang Dipenuhi Teknisi HRC Dibanding Pol Espargaro Sepi, Efek Dikritik Keras ?

“Saya tahu bahwa saat ini kami berjuang untuk tempat antara ke-5 dan ke-10. Kami mungkin bisa naik lebih jauh dalam balapan. Podium akan sulit tetapi 5 besar mungkin, ”terang Marc Marquez yang dilansir dari Tuttomotoriweb.

Lebih lanjut muncul pertanyaan kritis, apakah juara dunia MotoGP 2019 tersebut trauma ataupun takut dengan berbagai kejadian yang dialami ? Dalam hal ini sehubungan kinerja ban depan yang kerap membuatnya sering crash. Termasuk saat Jerez 2020 yang mengakibatkan cedera serius pada bagian lengan sehingga harus istirahat panjang sekira 10 bulan.

BACA (JUGA) : Miris Melihat Data Top Speed Mario Aji Paling Belakang Hingga Grid Ke-27 Moto3 Jerez

“Apakah saya khawatir tentang insiden kecelakaan yang disebabkan oleh ban depan ? Ya, tentu saja, ini adalah salah satu hal yang membuat kita khawatir. Setidaknya itu kasus saya. Saya tidak bisa berbicara tentang pembalap Honda lainnya. Saya masih tidak mengerti dimana batasnya”.

“Inilah mengapa saya mencoba untuk sangat presisi dengan ban. Jadi saya harus mengemudi dengan hati-hati, kalau tidak saya akan sering jatuh. Saya tidak bisa salah, saya tidak bisa melebih-lebihkan. Ini adalah satu-satunya cara untuk mengemudi dengan kecepatan stabil saat ini tapi dengan tempo yang lebih lambat, ”tambah Marc Marquez yang kontraknya akan selesai akhir tahun 2024. BB1

Hasil Kualifikasi 2 (Q2) MotoGP Jerez :

Facebook Comments

You May Also Like