Bos Ducati Bangga Hantar Banyak Rider Muda Raih Podium

BeritaBalap.com-Bos Ducati Paolo Ciabatti mengaku tidak masalah jika kemudian hadir pembatasan jumlah pembalap untuk sebuah pabrikan. Misal maksimal 6 sepeda motor. Baginya, justru lebih mudah dalam memanage atau mengelola tim.

BACA (JUGA) : Marquez Bisa Lolos Hukuman Double Long Lap Penalty Di Austin ? Bukti Power Honda ?

Jadi ini menjawab berbagai tuduhan berbagai pihak dengan dominannya para petarung Ducati di balap MotoGP saat ini. Ada 8 motor. Namun ada satu hal yang diungkapkan oleh Paolo Ciabatti. Bahwa efek dari kompetitifnya motor Ducati, baik GP23 ataupun GP22, maka mereka banyak menghantar para pembalap muda meraih podium.

koizumi

Bukan hanya musim ini, juga tahun-tahun sebelumnya. Sebut saja diantaranya Enea Bastianini, Jorge Martin, Marco Bezzecchi, Luca Marini dan Alex Marquez. Ducati menjadi motor yang tidak hanya gampang dalam beradaptasi, juga membuat pembalap dapat merebut podium yang memang didambakan mereka.

BACA (JUGA) : Ini Sosok Penting Dampingi Marco Bezzecchi, Sebelumnya 18 Tahun Bersama VR46

“Kami sekarang memiliki 6 pabrikan dan 22 pembalap. Mau atau tidak mau, pabrikan memiliki 6 atau 8 sepeda motor di lintasan. Mungkin masuk akal, bahwa di masa depan untuk memberlakukan batasan 6 sepeda motor per-pabrikan. Dalam jangka menengah dan panjang, pabrikan juga lebih mudah mengelola jika menggunakan 6 sepeda motor daripada 8, “terang Paolo Ciabatti selaku Direktur Olahraga Ducati Corse.

BACA (JUGA) : Waduh, Ternyata Helm Jadi Masalah Serius Alex Rins Di Argentina

Tetapi saat ini tidak perlu tindakan. Karena Ducati kini mengisi celah di klasemen. Itu tidak boleh dilihat sebagai hal negatif karena kami menghadirkan mesin yang kompetitif, kami memungkinkan pembalap muda untuk maju di MotoGP dan naik podium. Kami berkontribusi pada pertunjukan dan memiliki 4 tim dengan sponsor berbeda, “tambah Paolo Ciabatti yang dikutip dari Speedweek. BB1

Facebook Comments

You May Also Like