KTM Berubah Pikiran, Siap Hadirkan Tim MotoGP MV Agusta Karena Banyak Rider Muda ?

BeritaBal;ap.com-KTM yang sudah membeli 25,1 saham MV Agusta merubah pemikirannya. Soal apa ? Bahwa kemungkinan MV Agusta untuk terjun ke MotoGP adalah bisa saja terjadi. Sebelumnya memang disebut belum atau tidak terpikirkan dan merasa sudah cukup denga kondisi sekarang.

BACA (JUGA) : Wow, Ducati Incar Bintang Muda Usia 18 Tahun Juara Dunia Moto3 Guevara

Namun memang tidak dalam waktu dekat, misal tahun depan (2023). Langkah pertama yang strategis di tahun pertama pengambil-alihan adalah membenahi manajemen, khususnya dalam konteks penjualan.

koizumi

KTM sendiri memang memiliki banyak talenta muda. Mereka juga tidak mau kasus seperti Remy Gardner, juara dunia Moto2 (2021) yang harus cabut dari KTM setelah hanya 1 tahun menjalani kompetisi. Idealnya adalah 2 tahun. Soal para rider muda KTM diantaranya Pedro Acosta. Darryn Binder, Izan Guevara, Albert Arenas dan lain-lain.

BACA (JUGA) : Quartararo Resmi Ganti Sponsor Helm Tahun Depan, HJC Mengontraknya 12,3 Milyar/Tahun

“Di tahun pertama di MV Agusta, maka hal pertama yang harus dilakukan adalah menertibkan. Kita perlu mengendalikan situasi sulit di MV Agusta. Kami telah mengambil alih penjualan di seluruh dunia. Kami sekarang akan melihat lebih dekat pada kisaran model, ”terang Stefan Pierer selaku CEO KTM.

“Tidak ada yang bisa dikesampingkan (soal MotoGP, red), tetapi jika itu terjadi, maka akan menjadi pekerjaan yang sistematis, seperti yang kami lakukan dengan GasGas, “tambah Stefan Pierer yang dilansir dari Tuttomotoriweb.

BACA (JUGA) : VR46 Bela Quartararo, Sulit Bersaing Dengan Kondisi M1 Sekarang Ini

Yang pasti, KTM tidak akan melakukan segala sesuatunya dari nol. Misal untuk tim MotoGP GasGas Tech3, maka itu menggunakan platform mesin KTM RC-16. Begitupun jika nanti MV Agusta turun gunung. Mengingat butuh biaya besar hingga seputar 45 juta euro atau kira-kira 740 milyar/tahun buat riset pengembangan MotoGP.

“Kesuksesan kami didasarkan pada fakta bahwa kami mencapai sinergi dengan merek sepeda motor kami dalam produksi seri industri otomotif berbasis model dengan platform teknologi dan mesin. Kami memiliki beberapa platform, baik dalam produksi sepeda motor maupun motorsport, tempat kami mempromosikan berbagai merek grup”.

BACA (JUGA) : Dall’Igna Ungkap Alasan Kenapa Tertarik Bagnaia Pecco Sejak Balap Moto3

“Sistem kami berfungsi dengan baik dan efisien. Kita juga perlu menghemat uang di saat-saat seperti ini. Oleh karena itu tidak ada pengembangan lebih lanjut untuk Moto3 atau Kejuaraan Dunia MotoGP untuk salah satu merek kami. Di MotoGP, proyek pengembangan baru yang terpisah akan memiliki anggaran 45 juta euro per tahun, ”tukas Stefan Pierer. BB1 

Facebook Comments

You May Also Like